Denganmu, aku banyak belajar hidup
Denganmu, duniaku yang dulu kelam telah kau ubah dengan cahaya pelangi
Denganmu, hingga saat ini aku bisa tesenyum, tertawa dan belajar menghargai serta mensyukuri apa yang Tuhan berikan kepadaku
Denganmu, aku mengerti apa itu bahagia, derita, suka , cita bersama
Denganmu, aku belajar CINTA
Cinta yang sebenarnya
Cinta yang tak kenal usia
Cinta yang tak harus selalu bertemu
Cinta dengan dunia maya
Cinta yang membuat aku semangat
Cinta yang memotivasi aku
Cinta yang menyempurkan
Denganmu , aku merasa berarti kalau aku bisa membuatmu lebih baik dari pada tanpa aku disisimu
Denganmu, aku percaya
Denganmu, aku tahu rasanya kangen banget dan kebelet pengen ketemu itu kaya apa
Denganmu, aku tahu pacaran itu tidak harus dengan selalu bertemu tapi lebih ke baggamana kita mengkomunikasikan, setia, saling menjaga perasaan satu sama lain meskipun aku atau kamu gak tahu sebenarnya apa yang kamu/aku lakukan dibelakang aku/kamu
Bersama kamu, pertama kalinya aku tidak takut mengrnal cinta hingga selama ini (1 tahun)
Denganmu, aku merasakan kalau sebebnarnya cinta memang buta dan tidak peduli siapa aku siapa kamu
Denganmu, aku dan ‘baja hitamku’ berteman dengan terik matahari, polusi, 14 lampu merah
Denganmu, aku suka pantai
Denganmu, kita geje
Dompetku juga pernah ilang saat sama kamu
Denganmu, aku bisa mengenal laki-laki baik selain bapak dan mbah kakung
Dengan PMI kita bisa bertemu, mengukir kisah bersama seperti ini
Denganmu juga aq bilang ini pacaran tapi sembunyi-sembunyi dan itu tidak menyenangkan, nyeseg.
Denganmu, aku sering menangis setiap malam merenungi nasib cinta kita ini selanjutnya
Kamu, selalu ngingetin aku sholat, menganjurkan puasa, dan menurutku kamu lelaki hebat
Sering aku berpikir kalau kamu akan lebih cocok sama mbak-mbak yang berjilbab besar, rajin sholat, yang perilakunya lemah lembut.
Denganmu, laki-laki itu membelikan aku ciput
Sungguh lelaki aneh yang pernah dekat denganku
Kamu sih tidak selamanya baik,
Kamu bahkan pernah membuat sakit karena kau lebih memilih menyakiti hatiku perlahan-lahan dengan kau pergi berdua dengan sahabat wanitamu itu
Terlalu banyak kata yang tak mampu diungkapkan lagi .................
30 Mei 2012
Masalalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar